Abu Mansur Al-Maturidi - Ruang Pergerakan

Breaking

Terkini

Kamis, 23 Mei 2019

Abu Mansur Al-Maturidi






Abu Mansur Al-Maturidi lahir dengan nama lengkap abu mansyur Muhammad bin mahmud al-maturidi AS-samaraqandi al Hanafi,dilahirkan di sebuah kota kecil daerah samakan yang berna mamaturid,merupakan salah satu ulama ahlu sunnah wal jamaah yang menggagas aliran aqidah maturidiyyah,serta beliau terkenal sebagai ulama ahli ilmu kalam dalam biografinya.

Aliran Maturidiyah di sebut juga sebagai aliran penengah,lahirnya aliran ini di sebabkan atas desakan kebutuhan untuk menyelamatkan diri dari ekstrimitas kaum rasionalis yang di pelopori oleh mu’tazilah dan golongan ekstrimitas kaum tekstualis yang di pimpin,oleh kaum hanabilah(para pengikut Imam Ahmad Bin Hambal).

Dalam bidang fiqh Mturidiah dominan bermazham Hanafi,tetapi mereka cenderung mendalami berbagai masalah teologi islam sehingga berpengaruh terhadap muhadatsin. aliran maturidiyah di bagi menjadi dua yaitu,maturidiyah samakn dan maturidiyah samakan golongan ini cenderung ke mur’tazilah sebagaiman pendapatnya soal sifat-sifat tuhan,ada juga maturidiyah Bukhara (AK-BAZDAWI) ialah aliran yang memiliki paham fikir seperti akal mampu mengetahui tuhan tetapi tidak tau cara berterima kasih kepada tuhan,akal mengetahui baik dan buruk tetpai tidak mampu mengolahnya.

Salah satu pengikut dari dari al maturidi adalah Abu al-Yusuf Muhammad al-Bazdawi (421-493 H). Nenek al-bazdawi merupakan murid dari al maturidi, Al bazdawi pun mengetahui dan faham terhdap ajaran-ajaran al-maturidi yang di peroleh dari orang tuanya. Al-bazdawi juga mempunyai murid yang salah satunya adalah Najm al-Din Muhammad al-Nasafi (460-537 H) pengarang kitab al-'Aqa Nasafiah.

Serupa Al-Baqillani dan Al-JuwainiAl-bazdawi tidak juga selamanya sefaham dengan Al Maturidi. Diantara tokoh aliran Maturidiyah sendiri terdapat perbedaan faham sehingga dapat dikatakan bahwa dalam aliran Maturidiyah terdapat dua golongan. Yaitu golongan Samarqand yang merupakan pengikut Al maturidi sendiri, dan golongan Bukhara yaitu para pengikut Al-Bazdawi. Jika golongan Samarqand mempunyai faham-faham yang lebih dekat kepada faham mu'tazilah, maka golongan Bukhara condong lebih dekat kepada ajaran aliran Asy'ariyah yang di imami oleh Abu Hasal Al-Asy'ari.

Doktin-doktrin aliran AL-MATURIDIYAH:

A. Akal dan wahyu

Menurut Al-MaturidiAmengetahui tuhan dan kewajiban mengetahui tuhan dapat di ketahui dengan akal.kemampuan akal dalam mengetahui kedua hal tersebut sesuai denga tapa yang ada di AL-QUR’AN yang memerintahkan agar manusia menggunakan akal dalam usaha memperoleh pengetahuan dan keimananya terhadap allah melalui pengamatan dan pemikiran mendalam tentang mahluk ciptaanya.dalam menentukan hal yang baik dan buruk maturidi berpendapat bahwa penentu hal yang baik dan buruk itu terletak pada suatu itu sendiri atau tergantuk kontekstual nya.

AL-MATURIDI membagi akal pada tiga macam yaitu:

1.akal dengan sendirinya hanya mengetahui kebaikan sesuatu itu.

2.akal dengan sendrinya hanya mngetahui kebutuhan sesuatu itu
3.akal tidak mengetahui kebaikan dan keburuan sesuatu,kecuali dengan petunjuk ajaran wahyu atau ada konfirmasi dari wahyu, Dalam konteks di atas Maturidiah berada pada tengah-tengah MURTAZILAH dan AL-ASY’ARI.

B. Perbuatan Manusia
Perbuatan manusia adalah adalah ciptan tuhan karena segala sesuatu dalam wujud ini adalah merupakan ciptaan nya,dari paham pemikiran itu maksud nya manusia hanya mampu berikhtiarb urusan hasin tergantung dari qadrat allah sendiri

C. Kekuasaan dan Kehendak Mutlak Tuhan
Al-Maturidi memiliki paham fikir qodrat tuhan tidak sewenang-wenang(absolut),tetapi perbuatan dan kehendaknya itu berlangsung sesuai dengan hikmah dan keadilan yang sudah di terapkan tuhan sendiri.

D. Sifat Tuhan
Paham ini mengemukakan akan adanya sifat-sifat tuhan sesuai dengan apa yang ada di Aal-qur’an.

E. Cara Melihat Tuhan
Al-Maturidi mengemukakan bahma manusia mampu melihat tuhan nantinya,hal ini merujuk a atas AL-QUR;AN firman ALLAH dalam surat AL-QIYAMAH AYAT 22 dan 23.namun melhat tuhan kelak di akhirat berbedan dengan cara kita melihat tuhan di dunia.

F. Kalam Tuhan
Mebedakan dengan kalam yag tersusun dengan huruf dan bersuara dengan kalam nafsi,kalam nafsi ialah sifat qadim allah seangkan kalam yang tersusun dan bersuara ialah(haditsz).kalam nafsi tidak kita ketahui hakikatnya bagaimana allah bersifat denganya kecuali dengan suatu perantara.

G. Perbuatan Manusia
Menurut Al-Maturidi tidak ada yang berwujud di dunia ini kecuali atas kehendak ALLAH ,dan tidak ada yang memaksa kehendak tuhan kecuaki ada hikmah dan pelajaran yang di berikanya,kewajiban yang di bebankan kepada manusia tidak lepas dari hikmah yang di kehendakinya.kewajiban-kewajiban tersebut adalah:

1.tuhan tidak akan membebankan kewajiban kepada manusia di luar kemampuanya
2.hukuman atau ancaman terjadi karena sesuai akan keadilan yang sudah di tetapkan nya.

H. Pelaku Dosa Besar
Menurut paham ini orang yang berdosa besar tidak kafir dan tidak kekal di dalam neraka walaupun mereka mati sebelum bertaubat.

Semasa hidupnya Al-Maturidi banyak menciptakan karya berupa kitab-kitab, Berikut Kitb yang pernah dikarang oleh Al-Maturidi adalah ;

· Kitab Al Tawhid
· Kitab Radd Awa'il al-Adilla
· Radd al-Tahdhib fi al-Jadal
· Kitab Bayan Awham al-Mu'tazila
· Kitab Ta'wilat al-Qur'an
· Kitab al-Maqalat
· Ma'akhidh al-Shara'i' in
· Al-Jadal fi Usul al-Fiqh
· Radd al-Usul al-Khamsa
· Radd al-Imama
· Al-Radd 'ala Usul al-Qaramita
· Radd Wa'id al-Fussaq

SUMBER;

1.AHMAD HANAFI,PENGANTAR TEOLOGY ISLAM
2CHOIMAARIF.BLOGSPOT.COM
3.DISKUSI DALAM SEKOLAH ASWAJA PMII RAYON DAKWAH DAN ILMU KOMUNIKASI(13-14 MEI 2019)

Penulis: Luki Pratama

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

close
Banner iklan disini