Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Raden Intan melakukan perawatan bukti sejarah PMII mengabdi untuk masyarakat sabah balau dusun dua pada jum'at 03 Januari 2020.
PMII ini sendiri adalah salah satu organisasi ekstra kemahasiswaan yang lahir pada tanggal 17 april 1960.
tugu tersebut di dirikan oleh para mahasiswa PMII, pada saat melakukan penyelamatan warga sabah balau dari kristenisasi tahun 1990
Ketua PMII komisariat Raden Intan Haryadi Sudibyo mengatakan, pada tahun 1990 saat itu komisariat PMII Raden Intan mempunyai program pendampingan desa.
" Itu berawal dari program PMII Komisariat Raden Intan pada tahun 1990 yaitu melakukan pendampingan desa, dan sasarannya yaitu desa sabah balau yang kebetulan di desa tersebut ada fenomena kristenisasi", ungkap sudib.
" Maka pada saat itu ketua komisariat Raden Intan melakukan tindakan pendampingan desa dengan menanamkan ajaran islam islam Ahlusunnah Waljama'ah, membina masyarakat sabah balau agar tidak melakukan pemurtadan", jelasnya.
" Dan nanti Saya akan mengadakan program pembinaan masyarakat disabah balau kembali karena PMII Komisariat Raden Intan telah mempunyai kedekatan dengan masyarakat sabah balau, maka kita akan melanjutkan pembinaan dengan menanamkan aspek sosial keagamaan di desa tersebut", tutup sudib.
Tugu tersebut berdiri tepat nya di perempatan desa sabah balau dusun dua. Hari jum'at 03 januari PMII Raden Intan mengadakan perbaikan dan pengechatan tugu, masyarakat pun antusias dalam rangka perawatan bukti sejarah tersebut. (AL)
PMII ini sendiri adalah salah satu organisasi ekstra kemahasiswaan yang lahir pada tanggal 17 april 1960.
tugu tersebut di dirikan oleh para mahasiswa PMII, pada saat melakukan penyelamatan warga sabah balau dari kristenisasi tahun 1990
Ketua PMII komisariat Raden Intan Haryadi Sudibyo mengatakan, pada tahun 1990 saat itu komisariat PMII Raden Intan mempunyai program pendampingan desa.
" Itu berawal dari program PMII Komisariat Raden Intan pada tahun 1990 yaitu melakukan pendampingan desa, dan sasarannya yaitu desa sabah balau yang kebetulan di desa tersebut ada fenomena kristenisasi", ungkap sudib.
" Maka pada saat itu ketua komisariat Raden Intan melakukan tindakan pendampingan desa dengan menanamkan ajaran islam islam Ahlusunnah Waljama'ah, membina masyarakat sabah balau agar tidak melakukan pemurtadan", jelasnya.
" Dan nanti Saya akan mengadakan program pembinaan masyarakat disabah balau kembali karena PMII Komisariat Raden Intan telah mempunyai kedekatan dengan masyarakat sabah balau, maka kita akan melanjutkan pembinaan dengan menanamkan aspek sosial keagamaan di desa tersebut", tutup sudib.
Tugu tersebut berdiri tepat nya di perempatan desa sabah balau dusun dua. Hari jum'at 03 januari PMII Raden Intan mengadakan perbaikan dan pengechatan tugu, masyarakat pun antusias dalam rangka perawatan bukti sejarah tersebut. (AL)




Mantap
BalasHapusMohon bimbingan nya selalu, agar tulisan ini jauh lebih baik dan bermanfaat
Hapus