Islam Nusantara Bukanlah Agama Baru diIndonesia - Ruang Pergerakan

Breaking

Terkini

Selasa, 11 Juni 2019

Islam Nusantara Bukanlah Agama Baru diIndonesia


Agama adalah peraturan, pedoman, ajaran, atau yang mengatur tentang keyakinan, Keimanan atau kepercayaan dalam hati. Islam adalah Agama samawi yang di turunkan Allah SWT melalui Nabi Muhamad S.A.W sebagai Rasull utusan Allah. Secara bahasa kata “Islam” berasal dari kata “sallama” yang berarti selamat, dan bentuk mashdar dari kata “aslama” yang berarti taat, patuh, tunduk dan berserah diri. Sedangkan secara istilah, Islam ialah tunduk, taat dan patuh kepada perintah Allah SWT seperti yang telah diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW sebagai Rasul utusan-Nya serta menyerahkan diri sepenuhnya hanya kepada Allah ta’ala.

Ada tiga teori masuknya Islam di nusantara:
1. Teori Gujarat
Teori ini dipelopori oleh ahli sejarah Snouck Hurgronje, menurutnya agama Islam masuk ke Indonesia dibawa oleh para pedagang Gujarat pada abad ke-13 masehi.

2. Teori Persia
P.A Husein Hidayat mempelopori teori ini, menyatakan bahwa agama Islam dibawa oleh pedagang Persia (Iran), hal ini berdasarkan kesamaan antara kebudayaan islam di Indonesia dengan Persia.

3. Teori Mekkah
Teori ini menyatakan bahwa Islam masuk ke Indonesia langsung dibawa para pedaganh Mekkah, teori ini berlandaskan sebuah berita dari China yang menyatakan jika pada abad ke-7 sudah terdapat perkampungan muslim di pantai barat Sumatera.
         
Masuknya Islam di nusantara berlangsung secara damai, dan menyesuaikan dengan adat serta istiadat penduduk lokal.Ajaran Agama Islam yang tidak mengenal perbedaan Kasta membuat ajaran ini mudah di terima di nusantara.proses masuknya islam di lakukan melalui acara berikut:

1. Perdagangan
            Letak Indonesia yang sangat strategis di jalur perdagangan di masa itu membuat Indonesia banyak disinggahi para pedagang dunia termasuk pedagang muslim. Banyak dari mereka yang akhirnya tinggal dan membangun perkampungan muslim, tak jarang mereka juga sering mendatangkan para ulama dari negeri asal mereka untuk berdakwah. Hal inilah yang diduga memiliki peran penting dalam penyebaran ajaran Islam di nusantara.

2. Perkawinan
           Penduduk lokal beranggapan bahwa para pedagang muslim ini adalah kalangan yang terpandang, sehingga banyak penguasa pribumi yang menikahkan anak mereka dengan para pedagang muslim. Sebagai sayarat sang gadis harus memeluk islam terlebih dahilu, hal inilah yang diduga memperlancar penyebaran ajaran islam.

3. Pendidikan
             Setelah perkampungan islam terbentuk, mereka mulai mendirikan fasilitas pendidikan berupa pondok pesantren yang dipimpin langsung oleh guru agama dan para ulama. Para lulusan pesantren akan pulang ke kampung halaman dan menyebarkan ajaran islam di daerah masing-masing.

4. Kesenian
             Wayang merupakan warisan budaya yang masih terjagan hingga saat ini, dalam penyebaran ajaran islam wayang memiliki perang yang sangat konkrit. Contohnya sunan kalijaga yang merupakan salah satu tokoh islam menggunakan pementasan wayang untuk berdakwah.

 Baca juga: MERDEKA ATAU TERTINDAS
               
Melihat ringakasan uraian masuknya Islam di Nusantara, sehingga ada istilah Islam Nusantara atau Islam di nusantara. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj memaparkan Islam Nusantara bukan Agama baru Bukan juga aliran baru. Islam Nusantara adalah Pemikiran yang berlandaskan sejarah Islam masuk di indonesia tidak melalui peperangan akan tetapi melalui Kompromi terhadap Budaya di indonesia,meskipun bersikap kompromi terhadap budaya di Indonesia akan tetapi Islam Nusantara tidak membenarkan tradisi yang bertentangan dengan syariat islam.

Misalkan ada tradisi  melegalkan Seks bebas,itu tidak di benarkan,tidak di terima atau bahkan di carikan komprominya.yang positif,masyrakat Indonesia kuno mengenal selametan dengan sesaji,ketika islam masuk di ganti dengan pengajian,membaca ayat-ayat al-quran,di barengi sedekah,itulah tradisi Islam di Nusantara.

Islam Nusantara bukanlah islam yang anti Arab Dan islam yang membenci arab tapi islam Nusantara ialan Islam yang santun, berbudaya, ramah, toleran dan berakhlak, serta beperadaban, itulah model Islam Nusantara.

Kalo belum tau apa itu Islam Nusantara sebaiknya Bertabayun lah (minta penjelasan atau konfirmasi) supaya tidak terjadi ke-kurang pahaman tentang model Islam Nusantara.Jangan asal tulis atau mengatakan Islam Nusantara itu agama yang di buat-buat,bid'ah atau bahkan mengharamkan nya.

Gus Muwafiq dalam penjelasan nya Islam Nusantara itu sudah lama dan menyesuaikan Budaya yang ada di Indonesia, berikut sedikit pemaparan Gus Muwafiq:

1.Ada perintah menutup aurat Di Nusantara menggunakan sarung
2.ada imsak pada bulan puasa sebab orang indonesia dulu susah dalam  menentukan kapan terbit nya fajar kalau di arab kan mudah orang padang pasir begitu fajar terbit terlihat jelas,makanya di buat lah imsak(berhenti) sekurang 10 menit subuh.
3.qurban di arab menggunakan unta karna di indonesia ada nya sapi dan kerbau maka di ganti dengan sapi dan kerbau.
Itulah sedikit ulasan tentang islam di Nusantara jadi Islam Nusantara bukan lah agama baru atau bahkan Ajaran baru tetapi islam yang ada di Nusantara.

Penulis :Luki Pratama

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

close
Banner iklan disini