Masih dalam suasana bulan Ramadhan, pergerakan mahasiswa islam indonesia ( PMII ), Rayon Dakwah dan Ilmu Komunikasi ( RDIK ), berkolaborasi dengan Lembaga Kajian Kreatifitas Sahabat ( LK-KRISAT), menyelenggarakan Sekolah Aswaja di Sukamaju, Perumahan Puri Gading, Bandar Lampung. Pada minggu ( 25/04/21 ).
Dalam laporan Ketua pelaksana, Beno firnando menjelaskan, Sekolah Aswaja dengan tema "Mengukuhkan nilai-nilai Aswaja Guna Menangkal Aliran Ekstreme di Era Digital" ini bermaksud, agar peserta Aswaja mampu menangkal aliran-aliran ekstrem yang berkembang dimasyarakat.
"Saya harap peserta sekolah aswaja mengkuti pembelajaran ini dengan khidmat selama 4 hari, agar pasca sekolah aswaja ini, sahabat-sahabat mampu menangkal aliran-aliran Ekstreme yang berkembang di masyarakat," ucap Beno Firnando.
Senada, ketua rayon Ahmad Junpajri , mengatakan PMII merupakan oganisasi yang beraliran Aswaja An-Nahdiliyah, maka sudah sewajarnya selaku orang PMII memahami Aswaja.
"Kita selaku warga pergerakan sudah sewajarnya mesti memahami aliran Aswaja An-Nahdiliyah, selain setelah kita memahami aliran aswaja, kita perlu menyembarluaskan dan mengimplementasikan nilai-nilai Aswaja dalam kehidupan sehari-hari," Ucap Ahmad Junpajri didalam sambutanya.
Kemudian ketua Komisariat Raden Intan, Haryadi Sudibyo mengatakan, orang PMII mesti paham aliran Aswaja, agar mampu menyebarluaskanya, beserta menangkal aliran-aliran ekstrem yang berkembang dimasyarakat.
"Saya katakan belum sah berpmiinya, ketika belum tuntas aswajanya, makanya saya mengapresiasi PMII RDIK, yang menyelenggarakan sekolah aswaja," ucap Haryadi Sudibyo didalam sambutanya.
Setelahnya, acara dibuka oleh ketua komisariat Raden Intan, dan acara tersebut diukuti oleh 10 peserta selama 4 hari.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar