Prof mukri yang sudah menjabat selama sebelas tahun di uin raden intan Lampung. dengan upaya dan kinerjanya selama ini banyak yang harus kita kritisi terutama sistem pendidikan dan kebijakan-kebijakan yang tidak relevan untuk diterapkan kepada mahasiswa UIN RIL, karena bukan waktu yang singkat bapak rektor kita tersebut menjabat
Tri dharma perguruan tinggi di uin hanyalah menjadi semboyan, realitas yang terjadi dikampus uin raden intan lampung minim sekali mahasiswa yang mendapatkan pendidikan sebagaimana mestinya, bahkan yang sama-sama kita pahami bahwasannya uin membangun infrastruktur yang begitu megah, akan tetapi belum begitu memikirkan sistem pendidikan bagi mahasiswanya, tujuan berdirinya sebuah universitas adalah menghasilkan insan mulia yang berilmu, kondisi objektifnya malah mendahulukan pembangunan daripada ilmu
Banyak gedung pencakar langit dan indah tepatnya berada di UIN RIL yang sangat disayangkan oleh kebanyakan mahasiswa, bahkan masih banyak lagi gedung-gedung yang akan dibangun oleh uin raden intan Lampung, sangat pesatnya pembangunan yang dilakukan akan tetapi sumber daya manusianya masih lemah intelektual, karena sistem pendidikan yang diberikan oleh tenaga pendidik masih belum sesuai dengan apa yang diharapkan oleh mahasiswa, budaya mahasiswa yang sering digaungkan itu hanya sekedar formalitas belaka.
Penelitian yang dilakukan oleh para mahasiswa masih ditanyakan keberadaan dan manfaat dari penelitiaan tersebut, untuk masyaakat pada umumnya. mahasiswa yang melaksanakannya sekedar penelitiaan tidak ada prubahan yang terjadi secara sinifikan akibat dari penelitiaan tersebut, seharusnya penelitian harus membawakan solusi-solusi agar semua lini sektor dari masyarakat tau apa yang harus mreka lakukan
Pengabdian uin hanyalah KKN dan itu adalah formalitas belum bisa dikatakan pengabdian secara utuh. juga meskipun kkn dikatakan sebagai pengabdian hanya diberikan waktu yang singkat untuk melakukan perubahan, walaupun ada sedikit perubahan tidak ada foolow up dari KKN tersebut, bahkan KKN terselenggara itu bukan karena kebutuhan mahaswa yang sifatnya fundamental akan tetapi karena syarat munaqosah
UIN RIL dalam waktu belakangan ini hanya berpatokan pada pembangunan tapi mahasiswanya masih kebingungan apa yang harus mereka lakukan karena setiap harinya hanya bergelut dengan makalah dan presentasi tanpa ada arahan yang signifikan untuk melakukan sekedar bincang terkait matakuliah yang memang sudah mempunyai legalitas dan sifatnya ilmiah, wajar saja ketika mreka melakukan penelitiaan ataupun pengabdian masih banyak yang kagol untuk melakukan hal-hal yang sifatnya fundamental.
#KAMU_LAMPUNG
#KAWAL_PILREK_2021
#PILREG_SEHAT




Tidak ada komentar:
Posting Komentar