KEBIASAAN DAN CIRI KHAS PMII RDIK - Ruang Pergerakan

Breaking

Terkini

Kamis, 05 Desember 2019

KEBIASAAN DAN CIRI KHAS PMII RDIK


Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) khusus nya Rayon Dakwah Dan Ilmu Komunikasi memiliki ciri khas tersendiri yang menjadi suatu karakter bagi anggota maupun kadernya 
Dalam suatu kebiasaan maupun kegiatan baik formal, informal dan non formal, kader dan anggota pmii mempunyai beberapa kebiasaan antara lain:

1. Diskusi. anggota atau kader pmii khusus nya rayon dakwah dan ilmu komunikasi sangat sering berkumpul terutama di area kampus UIN RIL, dimana dalam setiap perkumpulan tersebut terbentuk ruang-ruang diskusi guna mengisi kekosongan waktu, diskusi ini sering bersifat informal dan non formal, sehingga pembahasan nya tidak hanya terpaku dalam satu materi, bahan pembahasan nya pun bebas baik tentang PMII itu sendiri maupun tentang masalah sosial diluar PMII yang menjadi kajian menarik, biasa nya hal ini dilakukan ditaman fakultas dakwah dan ilmu komunikasi atau di halaman BEM dakwah. 

2. Ngopi. Kebiasaan tersebut sangat terasa wajib bila dalam keadaan lagi ngobrol atau diskusi, karena anggota dan kader pmii berasumsi bahwa diskusi tanpa kopi akan tidak menarik, karena menurut mereka inspirasi datang dari segelas kopi dan sebatang rokok membuat forum diskusi lebih aktif dan menarik.

3.  Makan Bareng (MABAR). Untuk menumbuhkan kedekatan antar anggota perlu menjalin suatu kebersamaan dalam hal terkecilpun seperti makan bareng, join rokok bagi laki-laki, dan bercanda bareng. Karena ketika kedekatan secara emosional sudah terjalin, maka akan mudah untuk berproses di PMII karena telah menemukan kenyamanan dalam ber PMII dengan ke akraban antar anggota. 

4. Memakai Peci. Bagi beberapa anggota atau kader PMII rayon dakwah dan ilmu komunikasi memakai peci adalah suatu style atau gaya penampilan yang harus ditunjukkan sebagai sifat kepribadian seorang aktivis PMII. Memakai peci juga dianggap sebagai bentuk melestarikan budaya orang indonesia yang terlihat lebih elegan dan penuh wibawa. 

5. Penyesuaian Dalam Berpenampilan. Bagi beberapa individu penampilan tidak mempengaruhi keintelektualan, artinya dengan memakai kaos oblong dan celana jeans pun tidak akan membuat pintar ataupun bodoh. Setiap indvidu mempunyai hak kebebasan dalam berpenampilan, menyesuaikan dengan tempat dan objek, ketika dikampus hendak masuk kedalam kelas mengikuti pelajaran mereka memakai pakaian yang berkerah. 

Baca Juga: KOPRI Rayon Dakwah UIN RIL Adakan Klas Tari

Demikian beberapa kebiasaan yang kerap terlihat menonjol dalam diri anggota maupun kader PMII, khususnya PMII Rayon Dakwah Dan Ilmu Komunikasi, yang menjadi suatu ciri khas tersendiri. (Albet) 

2 komentar:

close
Banner iklan disini